Minggu, 13 Januari 2013

Labu Dewa

beberapa hari terakhir ingatanku dibawa oleh kenangannya
seseorang dari maya yang tak aku kenal tapi membekas dalam di jiwa
mungkin karena kepintarannya membuat puisi, mungkin juga karena daya tariknya sebagai seorang kakak yang begitu melindungi...
NOB, Nalda Orang Biasa begitu dia menyebut namanya
dia teman, guru sekaligus kakak buatku
hmm...jadi ingat Labu Dewanya, awalnya kau marah disamakan dengan labu tapi jadi bangga ketika tau labu apa itu hehehehe
Sudah kirakira 2.5  tahun dia menghilang...
banyak cerita yang ditinggalkan meski kami hanya berkawan kuranglebih 1.5 tahun saja.
semoga dimanapun berada abang bewok gilaku itu baik-baik saja  :)

.......................... 
Bukan Labu Biasa

Kau sudah memanjang, sekarang
bagimu kusedia anjang-anjang
menjalar, merambat, memanjatlah sesukamu
aku tahu, kau labu

tumbuhlah sempurna
takkan kupetik buahmu di kala muda,
tak ada daging buahmu
bergantunglah bebas di anjang taman
karena kau labu dewa

bila semua daunmu telah kering
kulitmu mersik
aku tinggal membotol leher angsamu
menguntai tali mengikat pinggangmu
kusangkutkan di pinggangku

karena kau labu dewa
padamu kupercayakan urusan dahaga
kuusahakan air selalu mengisi
dampingiku di perjalanan nanti


Nalda, orang biasa
13 Feb 10
  • 3 tahun lalu


3 tahun lalu
DwiA by DwiA

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

Hmmmm...jadi labu dewa ini yach ;-)

i like this poem...thx

salam,
-wie-
Komentar Penanya:
Kubuat ini khusus untukmu, Ambillah. Sekarang, ini milikmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar